Selamat Datang di blog sederhana ini,mudah mudahan bisa share dan bermanfaat banyak bagi anda

October 31, 2009

Mereka yang membenci Nabi Muhammad SAW

tulisan ini saya dapat dari blog tetangga,yang tidak suka pada Nabi Muhammad SAW, Judul tulisan ini adalah 50 POIN PERSAMAAN ANTARA MUHAMMAD,HITLER & STALIN

Persamaan Hitler, Muhammad dan Stalin, here it is:


1. Bapak mereka telah mati/meninggalkan mereka ketika mereka masih kanak-kanak.




2. Ibu mereka juga mati muda. (Ibu Muhammad mati ketika si Mamad berusia 4 thn. Kakeknya yg memungutnya juga mati dan pamannya mati juga. Betapa sengsaranya masa kecil si Mamad!) Kemungkinan besar, karena ia tidak pernah merasakan cinta kasih, ia-pun tidak mampu menunjukkannya.

3. Ketiganya mengalami masa kecil tidak bahagia.
#

4. Ketiganya mengalami masa remaja tidak bahagia.
(Ayah Stalin dan Hitler sangat kejam terhdp ibu mereka. Kita tidak tahu bgmn kelakuan ayah muhammad terhdp ibunya, tetapi kemungkinan besar ia juga sangat kejam, mengingat mental Arab utk menghantam isteri sampai babak belur dan memecut bini mereka spt onta/hewan. Bahkan onta mereka lebih disayangi dari bini mereka.)
#

5. Ketiganya dari keluarga mapan. (muhammad bekerja bagi janda kaya dan setelah menikahinya spt oom kaya mendadak).
#

6. Ketiganya tidak berpendidikan formal (Disini juga, muhammad paling parah nasibnya; ada yg mengatakan ia BUTA HURUF total!).
#

7. Ketiganya harus berjuang keras selama masa remaja mereka.
#

8. Ketiganya sempat interes kpd agama.
#

9. Ketiganya ditolak oleh agama yg ada selama hidup mereka.
#

10. Ketiganya kejam terhdp perempuan pd umumnya.
#

11. Ketiganya arogan dan tidak pernah menerima kebenaran.
#

12. Ketiganya tidak pernah mengaku salah, walau bukti sudah menganga didepan moncong mereka.
#

13. Ketiganya menganggap perempuan tidak punya otak.
#

14. Ketiganya memiliki hubungan dgn perempuan yg tidak normal aneh dan absurd. Disini muhammad paling jagoan, ia pedofil picisan yg menganggap diri nabi dan yg paling hebat: ia berhasil menghipnotis pengikutnya agar tidak perlu merasa risih dgn kelakuan minusnya itu.
#

15. Ketiganya tidak menunjukkan kasih kpd anak-anak.
#

16. Ketiganya pernah berpikir utk bunuh diri.
#

17. Ketiganya menggunakan kebiadaban, kapanpun sesuai dgn keinginan mereka.
#

18. Ketiganya egois, kejam dan tidak logis
#

19. Ketiganya mengekploitasi orang lain utk melakukan tindakan kejam mereka.
#

20. Ketiganya pandai berbohong secara mentah-mentah.
#

21. Ketiganya berotak luar biasa kejam.
#

22. Ketiganya sangat licik dan menggunakan kekerasan utk mencapai tujuan mereka.
#

23. Ketiganya tidak dapat dipercaya. Mereka memutuskan perjanjian damai yg mereka tandatangani sendiri. (Kecuali muhammad yg katanya buta huruf, tanda tangannya berupa 'X').
#

24. Ketiganya tidak menaruh hormat pada nyawa manusia ataupun nilai-nilai kemanusiaan.
#

25. Ketiganya sangat menaruh dendam, bahkan sampai hembusan nafas terakhir mereka.
#

26. Ketiganya tidak pernah menyesal, bahkan saat mendekati kematian.
#

27. Ketiganya tidak menunjukkan kecintaan yg besar.
#

28. Ketiganya sangat berpusat pada diri mereka sendiri (egosentris) dan sangat egotistic.
#

29. Ketiganya memimpin pasukan besar.
#

30. Ketiganya melecehkan kekuasaan mereka dan menyebar ketakutan (teror) disekitar mereka.
#

31. Ketiganya MALING !
#

32. Ketiganya tidak memiliki kesadaran moral.
#

33. Ketiganya doyan menggenjoti perempuan yg tidak mereka nikahi. Soal perzinahan, muhammad lagi-lagi paling top dari ketiganya!
#

34. Ketiganya tanpa malu-malu menikmati hasil kerja orang lain. (Cocok kayak kebanyakan muslim jaman sekarang yg hanya menikmati hasil kerja keras penemuan orang-orang kafir. Tanpa teknologi kafir, mereka saat ini mungkin masih pada nangkring di atas pohon. Contohnya para muslim yg lagi online sambil baca artikel ini... hmmm.. nikmatnya pake internet temuan kafir yah... enjoy ajaaa..hehehee.. -adm).
#

35. Ketiganya selalu sangat ketakutan (paranoid) dan curiga pada orang-orang dekat mereka dan bahkan terhdp pendukung dan rekan mereka sendiri.
#

36. Ketiganya meminjam sejarah utk mengabsahkan tindakan mereka.
#

37. Ketiganya naik pangkat lewat cara-cara tidak manusiawi.
#

38. Ketiganya menjadi tiran saat berkuasa dan tangan mereka berlinangan darah manusia.
#

39. Ketiganya membunuh orang-orang dekat mereka.
#

40. Ketiganya sangat amat RASIS.
#

41. Ketiganya membenci Yahudi dan membunuh Yahudi dlm jumlah besar.
#

42. Ketiganya menyeret negara (wilayah kekuasaan) mereka kedlm kerusuhan dan perang.
#

43. Ketiganya menyuruh pembunuhan lelaki, perempuan dan anak-anak tidak bersalah.
#

44. Ketiganya mengklaim ditakdirkan bagi kebesaran, tetapi malah menjadi terkenal karena kelakuan super bejad mereka.
#

45. Ketiganya mati dlm keadaan mengenaskan dan sengsara. (Disini juga muhammad mengalahkan kedua saingannya. Dari ketiganya, hanya Stalin yg memiliki kuburan.)
#

46. Ketiganya memiliki jalan kehidupan yg membuat orang normal (yg berhati nurani) MUAK.
#

47. Ketiganya mati sambil mengingat perempuan. (A. muhammad ko'it dipangkuan isteri yg pantas jadi cicitnya itu, Aisha. B. Hitler dan Stalin tewas dgn foto-foto ibu mereka dlm saku dompet mereka.) IRONIS!
#

48. Ketiga mati mendadak.
#

49. Ketiganya contoh manusia paling buruk yg pernah berjalan di atas muka bumi ini.
#

50. Ketiganya diingat selama-lamanya karena kelakuan mereka yg tidak berperikemanusiaan, diluar batas, nauzubileh kejamnya sampai susah membayangkannya dan IBLIS ASLI!

Kelakuan mereka itu sulit disetip, ditipp-ex dan disembunyikan dari lembaran sejarah umat manusia. Terukir sudah kebengisan muhammad, Stalin dan Hitler di benak kita sampai hari kiamat.

Oh ya, dan tidak satupun dari mereka masuk surga ditemani Ibu Teresa, Paus Johanes, Mahatma Gandhi, para Dalai Lama, Pamela Anderson dsb dsb. Mereka kini ada di neraka jahanam bersama Khomeini, Arafat, Moh Atta, para suicide bombers, Azhari, Sadam Husein, Uday Husein, dsb dsb.
Read rest of entry

Novel Eat, Pray, Love membawa Bali ke Internasional

Heboh aktris Julia Roberts yang akan syuting di beberapa tempat eksotis di Pulau Dewata Bali untuk film terbarunya yang berjudul Eat, Pray, Love memang jadi headline khusus di beberapa media.

Banyak yang tidak tahu kalau film yang akan diproduksi oleh Paramount Pictures tersebut adalah sebuah adaptasi dari


novel laris bertajuk "Eat, Pray, Love: One Woman's Search for Everything Across Italy, India and Indonesia" karya penulis wanita Amerika, Elizabeth Gilbert.

Novel tersebut merupakan pengalaman pribadi Gilbert saat berusia 32 tahun pasca bercerai dari suaminya. Setelah menangisi perceraiannya selama berhari-hari dan gagal membina hubungan baru dengan pria lain, Gilbert akhirnya memutuskan untuk berkelana ke berbagai negara demi mencari pengalaman spiritual serta tentu saja menemukan cinta baru.

Tiga negara yang sempat dikunjungi Gilbert ketika itu adalah Italia, dimana ia menghabiskan waktu selama empat bulan di sana, kemudian berlanjut ke India selama empat bulan demi mencari ketenangan spiritual dan berakhir di Indonesia dimana akhirnya ia menemukan cintanya kembali setelah bertahun-tahun tinggal di pulau Bali.

Film yang rencananya akan dirilis tahun 2011 tersebut diproduseri oleh aktor Brad Pitt lewat rumah produksi miliknya Plan B serta naskahnya sendiri akan ditulis ulang oleh Ryan Murphy yang juga bertindak sebagai sutradara. Sebelumnya Murphy dikenal sebagai kreator untuk serial laris Nip/Tuck.

Sejak terbit pada 16 Februari 2006, novel ini telah mendapat review yang bagus dari berbagai media di Amerika. Salah satu yang menyukai isi novel ini adalah Oprah Winfrey yang pernah mempromosikannya lewat dua episodenya. Novel ini sempat bertahan di posisi teratas New York Times Best Seller selama hampir 110 minggu sejak diedarkan.

Sebelumnya novelis Elizabeth M. Gilbert yang lahir pada tahun 1969 di Waterbury, Connecticut pernah menulis artikel bertajuk "The Muse of the Coyote Ugly Saloon" untuk majalah GQ terbitan tahun 1997.

Artikel yang merupakan pengalaman pribadinya ketika menjadi bartender di sebuah bar kawasan kumuh East Village-New York itu sempat difilmkan oleh produser kenamaan Jerry Bruckheimer pada tahun 2000 dengan judul "Coyote Ugly" dan dibintangi oleh sederet bintang muda, diantaranya ada Piper Perabo (The Prestige) dan Maria Bello (Duets).
Read rest of entry

October 30, 2009

TURKI UTSMANI

Turki Utsmani disebut juga Negara turki (yang sekarang kitaa kenal) ,atau bangsa eropa sering menyebutnya ottoman (bulan sabit turki). Turki utsmani didirikan di anatolaa pada tahun 1300 dengan mengorbankn kekaisaran Bizantium, dan didirikan atas reruntuhan kerajaan Seljuk. Turki Ustmani hanyalah sebuah emiraat di daerah perbatasan. Ketika itu, Negara ini selalu di liputi suasana peperangan dengan keadaan yang sangat genting. Pada 1326, kota Brusa (Bursa)


menjadi ibukota Negara, raja pertamanya adalah Ustman I (1299), lalu Urkhan (1326), lalu Murad I (1359), dan Bayaazid (1389 – 1401). Keempat raja tersebut adalah yang memulai peradaban turki utsmani sebelum akhirnya dipimpin oleh Sulaiman (1403-1410) yang sangat diperagung oleh rakyaat Turki Utsmni. Dan seiring berjalannya tahun, Hingga emirat itu berkembang lebih stabil dan mendapatkan pijakan yang sangat kokoh di tahun 1366, dan memulai sejarah sebagai kerajaan besar dengan merubah ibu kotanya pada Adrianopel (Edirna).

AWAL KEJAYAAN TURKI UTSMANI

Pada masa raja Muhammad II (1451-1481,dan dijuluki sang penakluk), secara formal mengantar Negara ini pada satu era baru yaitu era kerajaan yang di dimulai dari penaklukan Konstantinopel pada 1453. Raksasa Turki ini berdiri mengangkang di Bosporus. Perluasan wilayah turki tidak hanya mewariskan kekaisaran bizantium,tetapi juga mewariskan kekhalifahan arab (seiring dengan hancurnya kekuataan Mamluk). Bahkan Negara Negara arab yang lain berhasil ditaklukan pada abad ke 16 dan menjadikan bulan sabit turki bersinar,Aljazair adalah Negara pertama yang karam oleh turki utsmani,hingga mesir pun tak luput dari penaklukan turki utsmani. Puncaknya ialah ketika panglima perang Khair al-Din berhasil menaklukan Tunisia setelah berperang dengan pasukan janisari, hingga turki utsmani menjadi sebuah Kerajaan Turki setelah menyerng wilayaah arab selatan dengan menundukan Yaman, Aden, dan Masqat (1547 – 1551).
Walaupun telah menjadi kerajaan, Turki masih belum puas dengan wilayah kekuasaannya,hingga kembali melebarkaan sayap dengan melakukan ekspansi ke Teluk Persia, hingga berhasil mengusir par ksatria St. Yohanes (Malta) dari Tripoli pada tahun 1551. Hingga Tripoli berubah menjadi Yunani (yang sekaraang kita kenal) yang mana penduduk keturunan berber menjadi ras yng paaling lemah. Semuanya berhasil ditaklukan Turki Utsmani kecuali Maroko. Di lain sisi sebagian besar wilayah afrik utara (Hongaria,wina,rhodesdanube,Baghdad,tigris, hingga air terjun pertama sungai nil) berhasil di taaklukan selama masa kekuasaan Sulaaiman I pada tahun 1520 – 1566.
Tripoli, Tunisia, dn Aljazair merupakan tempat terpenting dalam kerajaan turki utsmani. Bahkan provinsi ini menjadi pusat pemerintahan. Pada tempat ini banyak diberlakukannya upeti yang harus diberikan kepada Porte. Bahkan sering terjadi pemberontakaan yang dipicu oleh agen agen turki. Hingga ketiga daerah tersebut berhasil dikendalikan oleh pribumi. Disisi lain, Provinsi provinsi kecil yang dikuasai suku barber berkembang menjadi negra Negara kecil dengan aksi pembajakan yang ditunjukan oleh Kristen. Pembajakan tersebut awalnya berdalih sebagai jihad,hingga akhirnya menjadi sebuah profesi. Dan aktifitas ini menjadi menguntungkan bagi pemerintahan ataupun rakyat, terutama terhadap para tawanan perang yang dibuang oleh bangsa lain,yang dijadikan turki sebagai armada perang,dan diluar dugaan ternyata orang orang buangan islam spanyol jumlahnya sangaat membengkak yang kini menjadi armada turki dan menjadi malaapetaka di lautan mediterania bagi bangsa eropa, dan kurang dari tiga abad angkatan perang inggris dan perancis dipaksa menghormati bendera bulan sabit untuk mendapatkan jaminan keamanan. Hal yang sama dirasakaan oleh Belanda, Denmrk, dan Swedia. Bahkaan Amerika Serikat meski menjamin keselamatan armadanya dengan memberikan Upeti sebesar US$ 83.000 sejak 1796. Bahkan raja Sulaiman menyebutka daerah kekuasaannya dalam surat kerajaan untuk Francis I, Raja Prancis (rumelia, anaatolia, karamania, romawi, zulkadria, diarbekir, Kurdistan, azerbeijan, Persia, damaskus, Aleppo, kairo, mekkah, madinaah, yerusalem, dan seluruh penguasa arab;penguasa yaman). Hingga Bangsa Eropa menjuluki raja raja turki dengan “ yang Agung” dengan fakta fakta yang mereka alami dan bukan paksaan.
Keraajan Turki ini menjadi kerajaan muslim terbesar pada masa modern; tidaak hanya itu kerajan ini pun menjadi kerajaan muslim terlama sepanjang sejarah, tidak kurang dari 36 sultannya (semuanya laki laki dari garis keturunan utsman) berkuasa dari 1300 – 1922

KEHANCURAN TURKI UTSMANI

Kerajaan, yang secara umum diatur untuk menghadapi peperangan ketimbang memakmurkan rakyatnya, dan membangun kawasan yang tak terjangkau tangan pemerintah dengan perangkat komunikasi yang baik , serta populasi yang heterogen diantara kelompok dan ras yang berbeda-beda, dengan garis perpecaahan yang kentara antara golongan muslim dan Kristen (bahkan antara muslim turki dengan muslim arab dan antara sekte Kristen yang satu dengan sekte Kristen yang lain) menjadi lahan yang subur bgi tumbuhnya bibit bibit kehancuran kerajaan turki. Puncak kehancuraannya adalah ketika wafatnya sulayman, kerajaan mulai menampaki jalaan yang menurun, ditandaai dengan kegagalan serangan kedua ke daerh wina pada 1683, hingga ekspansi turki ke eropa tidak mengalami kemajuan yang berarti. Setelah itu, turki lebih memilih untuk mempertahankan apa yang telah mereka dapatkan ketimbang mencoba mendapatkan lebih baanyak. Armad bersenjata tidaak berguna lagi untuk menyerang tapi bertugas sebagai perthanaan. Dan situasi ini dimaanfaatkan oleh perancis padaa thun 1830 untuk balas dendam kepada turkey. Dan 18 tahun kemudian Aljazair Negara aarab pertama yang lepas dari turki dan dijajah perancis,walaupun pada 1962 aljazair merdeka setelah melewati perang dengan perancis selama delapan puluh tahun. Dan perancis mendaptkn tunisia dari turki. Hingga akhirnya tiga Negara eropa besar (perancis, italia, dan spanyol banyak merebut daerah kekuasaan turki).
Disisi lain, daerah dataraan Arab, afrikaa utara merupkan wilayah yang pertaama lepas dari turkey, wilayah itu membentuk satu blok tersendiri, jarak yang dekat dengan eropa selatan, juh dari pusat dan jantung islam di Asia barat , lemahnya trdisi islam, serta proporsi keturunan berber dan eropa lebih banyak yang membuat penduduk di wilayah itu bertindak mandiri untuk memajukan mereka sendiri.

REFERENSI

Semua tulisan ini di ambil dari buku HISTORY OF THE ARABS karya PHILIP K HITTI, dengan penerbit PT Serambi Ilmu Semesta, Jakarta, tahun terbit 2005 Cetakan pertama.

NB : sebenernya artikel ini saya bikin buat tugas kuliah di kampus,taapi karena saya sangat menggebu-gebu ketika di diskusikannya di kelas, maka sengaja saya posting saja di blog ini, buat share aaja
Read rest of entry

Seharusnya aku bukan HMI

(Tulisan lama ini sengaja dipasang untuk nostalgia dan berbagi dengan kader HMI lain, semoga bermanfaat)
oleh : kang zezen zaenal mutaqin,.. master of NDP ketika gw ikut LK,..gw paling suka tulisan dia yang ini

Tulisan ini mungkin hanya akan berisi unek-unek terhadap HMI. Saya adalah orang yang betul-betul mengalami proses di HMI. Berawal dari seorang yang diyakinkan dan di bujuk oleh seorang kaka, sampai menjadi seseorang yang terkadang terlalu cape menghabiskan sebagian waktunya di HMI. Saya kira siapapun itu—aktivis HMI maksud saya--pasti akan mengalami hal yang sama. Setiap orang berproses menjadi semakin HMI. Nah saya merenung: proses itu akan selesai samapai kapan. Lalu, di tengah-tengah jalan, saya sering berpikir, kenapa saya harus berproses di HMI, padahal saya terkadang tidak terlalu tahu apa tujuan saya berproses di HMI. Bahkan, masih pentingkah HMI dalam kehidupan saya?


Terus terang itulah kira-kira yang sangat mengganggu saya belakangan ini. Saya berpikir HMI jangan-jangan telah menjadi, sepenuhnya, non faktor dalam kehidupan saya. Bayangkan: saya tidak mendapatkan pengetahuan apa-apa di HMI, selain teknik lobi. Saya tidak diberikan keterampilan apa-apa, selain skil untuk menang sendiri. Saya tidak mendapatkan pengalaman religiusitas apa-apa, selain pengalaman religiusitas hipokrit yang so liberal atau so religius. Alih-alih mendapatkan pelajaran semangat berkorban bagi organisasi atau orang lain, di HMI saya mendapatkan pelajaran melakukan sesuatu karena insentif tertentu: karena aku punya target politik, karena itu aku berbuat sesuatu. Alih-alih mengedepankan intelektualitas, di HMI saya belajar bagaimana mengorganisir masa dan melobi kekuatan-kekuatan yang ada. Di HMI saya tidak belajar bagaimana caranya mandiri karena saya selalu diajarkan bagaimana caranya meminta uang kepada abang-abang. Di HMI semua kader diajarkan bagaiaman caranya membina hubungan berdasarkan patron-klien. HMI kehilangan daya kritisnya, kehilangan sensitifitasnya, kehilangan pikirannya. Yang tersisa tinggal nafsunya.

Belum lagi kalau saya melihat dengan kepala saya sendiri—saya sempat menjadi pengurus PB tahun ini--kepengurusan PB HMI yang terus menerus saling cabik mencabik selama tiga priode kepengursan, tanpa henti. Bayangkan: tanpa henti. Sesekali mereka istirahat dari pertempuran, israhat untuk mengumpulkan tenaga dan mengkoordinasikan bala tentara dari setiap cabang, untuk kemudian melanjutkan lagi pertempuran. Para pengurus PB itu memang tidak punya kegiatan lain selain bercakar-cakaran. Penyebabnya sederhana: mereka masuk jadi pengurus PB bukan karena punya visi, dedikasi, punya konsep dan punya kemampuan, tapi karena mereka pada intinya: broker, atau preman, atau tukang palak. Saya sempat berpikir, kenapa mereka bercakar-cakaran mungkin karena mereka sadar betul dengan apa yang diungapkan Tomas Hobbes bahwa manusia itu sedianya (satate of nature) selalu saling cakar mencakar, hommo homini lupus. Atau mereka paham betul doktrin-doktrin politik Machiavelli dalam Ill Principe. Tapi ternyata tidak. Mereka biasa berpolitik, namun tidak biasa membaca teori-teori politik. Akhirnya memang tak ada alasan untuk tidak mengatakan bahwa para pengurus PB itu mirip preman: mereka biasa mengunakan tinjunya untuk menguasai jabatan tertentu. Dan setelah mereka berkuasa, mereka akan menarik pajak—pungli—dari kakak-kakaknya, abang-abangnya, atau dari siapa saja yang membutuhkan jasanya. Para pengurus PB itu bentuk lain yang lebih halus dari praktek premanisme dan broker. Dan bakhan bukan hanya para pengurus PB, tapi HMI pada keseluruhannya.

Dan seandainya laut dijadikan tinta serta ranting-ranting yang ada dijadikan penanya untuk menuliskan segala keburukan HMI, niscaya tak akan cukup itu semua.

Saya kira, apa yang menyebabkan orang seperti saya, dan semua kader lain yang masih diam di kapal yang sudah karam ini, masih bertahan di HMI adalah semata-mata karena utopia dan romantisme. Kita masih dihinggapi rasa bangga masa lalu; kita masih diberikan harapan bahwa HMI bisa membuat kita lebih baik karea proses pengkaderannya baik; atau bagi para preman dan broker, mereka masih betah di HMI karena HMI masih bisa dipakai untuk ngancam atau jualan. HMI seperti tato menyeramkan di tubuh seorang preman. Sadarlah saudara-saudaraku, HMI sudah menopouse, sudah tidak seksi, sudah tidak menarik untuk di gauli. HMI mengembangkan intelektualisme yang nanggung sekaligus semangat religiusitas yang tidak jelas.

Dan sayang sekali bagi kalangan preman dan broker pun, HMI sudah tidak kuat lagi. Dia kalah masa dibandingkan, misalnya PMII, atau IMM. Mereka punya rumah kultural, PMII punya NU, IMM punya Muhammadiah. Sementara HMI senantiasa berdiaspora, tidak jelas di mana rumahnya.

“Justru itu kelebihan kita” ujar seorang teman saya “karena itu, kita bisa betul-betul independen” “Ya”, saya jawab “kalau kita bisa menjalankan independensi HMI dengan benar, kalu kita punya kemampuan baik skil atau intelektualisme. Tapi dalam kenyataannya, justru karena kita tidak punya rumah kultural, dan karena kita tidak punya kemampuan apa-apa, kader kita akhirnya jualan ke mana-mana. HMI dijual murah dan di obral” Dan naifnya, yang membeli itu bukan karena mereka membutuhkan tenaga dan kemampuan kita. Mereka membeli karena takut pada kita atau kasihan pada kita.

Mungkin dari segi jaringan dan struktur organisasi, HMI masih bisa dibanggakan. Kita punya sekitar 150-an cabang di seluruh Indonesia. Tiap tahun cabang baru terus menerus bermunculan. LK-LK juga masih terus di adakan. Tapi ingat saudaraku, cabang-cabang itu bermunculan bukan karena secara kuantitas anggota HMI bertambah, atau bukan karena HMI terus bermunculan di Univeritas-universitas baru yang ada di daerah. Cabang-cabang baru tersebut bermunculan karena latar belakang konflik. Karena kalah kontestasi dalam pemilihan ketua cabang atau badko, teknik lobi dan teknik mengorganisir masa digunakan: buat cabang atau badko tandingan. Mereka tidak punya pilihan lain karena kontestasi di level intra universiter sudah tidak memungkinkannya lagi menang. Mereka tidak punya pilihan lain karena dalam benaknya, karier puncak di HMI itu adalah dengan menempati posisi-posisi jabatan stuktural, bukan dengan cara lain.

Posisinya dalam pergaulan mahasiswa juga tidak jelas. Dari kalangan kanan, kita selalu diidentikan dengan para mahasiswa yang sekuler, tidak religus, tidak saleh. Kalangan kiri menganggap kita antek-antek orde baru, antek-antek golkar, sahabat militer. Seperti halnya tak ada asap kalau tidak ada api, maka tidak akan ada stigma seperti itu kalau tidak ada presedennya dalam relitas. HMI menerapkan semangat liberalisme semu yang sama sekali tidak dibarengi oleh landasan filosofisnya. HMI juga tanggung dalam menerapkan satu pola keberagamaan dan religiusitas. Tidak seperti LDK atau KAMMI. Mungkin ada beberapa orang yang fasih berbicara liberalisme atau yang lainnya. Juga mungkin ada banyak orang yang mendapatkan pengalaman beragama mendalam. Tapi silahkan tanya oleh anda, apakah dia mendapatkan semua pengetahuan itu di HMI, apakah semua itu karena pengkaderan di HMI. Saya tidak terlalu yakin kalau dia mengaku mendapatkan itu semua dalam pengkaderan di HMI.

Di Ciputat, tempat intelektualisme HMI di semaikan, juga kondisinya sama. Silahkan anda berdiskusi dengan kader-kader HMI di Ciputat. Mereka sebagian besar hanya terampil dalam retorika, tidak dalam berlogika. Mereka tidak mengakar secara tradisi, baik dalam khazanah tradisional Islam, atau pada pengetahuan modern tertentu. Mungkin ada beberapa pengecualian, tapi silahkan tanya dari mana mendapatkan semua kemapuan itu. Saya tidak terlalu yakin kalau mereka mendapatkannya dari HMI. Bahkan di Ciputat, sekat-sekat perubahan orientasi HMI bisa terlihat jelas. Kalau mau belajar bermain politik, masuk HMI dan aktif di sana. Kalau mau aktif di organ gerakan, masuklah FORKOT atau LS-ADI. Kalau mau mengkader diri dalam pengembangan wacana intelektual, masuklah forum-forum studi, ada FORMACI, ada ISAC ada yang lainnya.

Sesekali HMI mengadakan diskusi atau aksi, tapi itu hanya sekedar formalitas dan rutinitas. Kenapa demikian? Sederhana sekali buktinya: HMI menggelar diskusi dengan tanpa target, dengan tanpa silabus, dengan tanpa tujuan, yang parah, dengan tanpa konsistensi. Diskusinya sangat sporadis dan biasanya ramai menjelang momen-momen politik: mau pemilihan ketua cabang, buat diskusi, mau pemilihan ketua komisariat, buat diskusi. Targetnya sederhana: bukan untuk intelektualisme, tapi untuk popularisme. Aksi juga selalu karena mengekor, selalu ketinggalan isu. Kalaupun inisiatif, tak jarang karena ada pesanan. Memalukan memang. Lalu kenapa kita masih HMI.

Karena Cinta
Hampir tak ada alasan lain untuk bertahan di HMI selain karena terlanjur. Terlanjur cinta, mungkin. Dan saya kira, itulah yang membuat saya masih mau menggerakan jari-jari mengarungi belantara kata-kata, baris, tanda baca dan titik-koma dan membuat tulisan ini. Terkesan alturistik dan so romantik memang. Tapi saya kira tidak ada alasan lain yang bisa membuat saya bisa bertahan di HMI. Kalau saya memakai logika saya yang jernih, dan menerapkan hasil penalaran itu dalam sikap saya, maka saya seharusnya tak lagi di HMI. Hampir tak ada alasan logis untuk bertahan di HMI.

Seharusnya aku bukan HMI. Tapi masih ada alasan, meski bukan alasan rasional: cinta. Cinta itu bukan bagian dari struktur rasio. Cinta itu bagian non-rasional dalam fakultas manusia. Cintalah yang membuat para tentara Jepang melakukan harakiri, dengan menabrakan pesawatnya ke Pearl Harbour, dalam perang dunia ke dua. Cintalah yang membuat orang bangga berkata: right or wrong it’s my country. Cinatalah yang membuat Romeo dan Juliet menjadi legeda. Bahkan, cintalah yang membuat semesta realitas menjelma.

Cinta itu sesuatu yang tidak mungkin diungkapkan, karena sejatinya tidak perlu diungkapkan. Cukup dirasakan, cukup dinikmati, cukup diratapi.

Dan cinta itu adalah memberi bukan menerima, kata Erich Fromm. Kata-kata itu begitu dalam maknanya. Memberi itu membuat seseorang aktif, dinamis dan sekaligus menunjukan eksistensinya. Rasul kita Muhammad mengajarkan, tangan datas lebih baik dari tangan di bawah, karena tangan di atas itu memberi sementara tangan di bawah itu menerima. Memeberi sebenarnya adalah tindakan penyatuan. Dan tiulah esensi dari cinta: mengatasi rasa keterasingan dan keterpisahan. Cintalah yang membuat kita tidak sendiri, meski menurut Chairil Anwar hidup adalah kesunyian nasib masing-masing.

Dalam mitologi Yunani kita bisa menemukan sebuah legenda tentang manusia. Konon, manusia pada awalnya adalah mahluk yang maha gagah. Dia mempunyai empat mata, dua mulut, empat tangan empat kaki, dengan satu wajah. Karena kekuatan manusia yang tak tertandingi itu para dewa cemburu dan akhirnya mereka membuat konspirasi untuk menghancurkan manusia. Dalam sebuah pertarungan akhrnya manusia kalah, tubuhnya terbelah dua. Semenjak tubuhnya terbelah dua ini, kekuatannya menjadi hilang. Satu bagianh menajadi laki-laki dan satu bagian menajdi perempuan. Kedua bagian tubuh itu senantiasa ditakdirkn untuk terpisah selamanya. Namun satu sama lainnya terus saja mencari untuk pada momen-momen tertentu menyatu. Yang menyatukan mereka adalah cinta, semacam hasrat penyatuan dan hasrat mengatasi kesendirian. Pada saat momen-momen penyatuan oleh cinta itulah manusia mendapatkan kembali kekuatannya sebegaimana sebelum di belah (dipisahkan) oleh para dewa. Itulah kenapa manusia bisa mendaki gunung tertinggi, mengarungi samudara yang tak terpermanai, melakuan hal-hal yang sepertinya mustahil.

Dalam karyanya, Fromm pernah mengemukan dua modus eksistesi dalam cinta. Cinta itu ada yang bersifat “memiliki” (to have) dan ada yang “menjadi” (to be). Modus relasi dalam cinta yang memiliki itu seperti ralasi dua benda, atau subjek dengan benda. Polanya: “saya” (i) dan “sesuatau” (it). Kata-kata dalam kehidupan kita sebagian besar mencerminkan hal tersebut: “saya punya pacar”; “pacar gue”, “cewe gue” dan lain-lain. Hubungan antara manusia dengan manusia lain telah, meminjam istilah kaum Marxsis, tereifikasi, terbendakan. Kekasih telah, dengan tanpa sadar tentunya, diposisikan seperti “kepunyaan” yang bisa kita miliki. Di miliki artinya bisa dikuasai. Yang dikuasai biasanya memberikan apa yang menjadi miliknya dengan, bukan karena keikhlasan, terpaksa. Penguasa cenrung ingin diberi, dihargai, dilayani. Kekasih telah turun derajatnya menjadi benda. Cinta ini ciri utaanya adalah menerima, atau diberi.

Seharusnya cinta itu memberi, bukan diberi. Dalam cinta yang seperti ini, pola interaksinya adalah: “aku” dan “kamu” bukan “aku” dan “sesuatu”. Dalam pola seperti ini, kita memposisikan masing-masing pasangan sebagai manusia yang punya keinginan, punya otonomi dan kemandirian, punya ego. Karena itu dalam pola yang seperti ini pasangan duduk sama tinggi dan saling menghormati. Dalam pola seperti ini, tak ada keinginan salah satu harus menjadi apa yang diinginkan oleh yang lain. Kedunya harus menjadi dirinya sendiri, bukan menjadi apa yang diinginkan pasangannya. Karena itu cinta seperti ini adalah cinta yang “menjadi”. Satu model cinta yang dinamis dan senantiasa dibentuk dalam perjalanan. Berdialektika menaiki tangga tanpa henti. Berproses untuk semakin dewasa, semakin mawas diri, semakin arif, semakin militan dan lain-lain.

Dan seharunya cinta di HMI ini adalah cinta “memberi”.

Karena itu pulalah orang bijak berkata: jangan kau tanya apa yang telah kau dapatkan dari bangsamu, tapi bertanyalah apa yang telah kau berikan buat bengsamu itu. Kalau ada seorang kader yang masih berpikir dirinya tidak mendapatkan apa-apa dari HMI, seperti saya, maka kader tersebut belumlah menghayati bagaimana seharusnya dia hidup di HMI. HMI tidak bisa memberikan apa-apa. Kita yang harus memberi, karena menurut Fromm, ketika kita memberi, maka kita menerima. Menerima adalah konsekuensi logis dari tindakan memberi.

Seharusnya seperti itulah kita hidup di HMI
Read rest of entry

المطر ( by : Nizar Qabbani )

Salah satu sastrawan arab masa modern yang sangat terkenal salah satunya adalah Nizar Qabbani, hasil karyanya sangat inspiratif bagi mereka yang sedang belajar bahasa dan sastra arab. selain itu pemakaian bahasannya sangat mudah di pahami, terlihat dari kaarya karya si'irnya yang menyihir siapaapun yang membacanya, dan saya adalah salah satu orang yang menagumi seorang Nizar Qabbani, berikut ini adalah salah satu puisinya yang saya sukai. (puisi ini pernah didiskusikan di kelas saya pada perkuliahan di semester 4)


نزار قباني

المطر


أخافُ أن تُمطرَ الدُنيا، ولستِ معي


فمنذُ رُحْتِ ... وعِندي عُقـدةُ المَطَرِ

كـانَ الشّـتاءُ يُغَطِّـيني بمعـطفهِ


فـلا أفكِّـرُ في بـردٍ ولا ضَجَـرِ

وكانتِ الريحُ تعوي خلـفَ نافذتي


فتهمسينَ: " تَمَسَّكْ.. ها هُنا شَعري..."

والآنَ أجلـسُ والأمـطارُ تجلدُني


على ذراعي. على وجهي. على ظَهري

فَمَـنْ يُدافِـعُ عَنّي .. يا مُسـافِرةً


مثـلَ اليمامةِ، بيـنَ العيـنِ والبَصَرِ؟

وكيفَ أمحوكِ مِن أوراقِ ذاكِرتي؟


وأنتِ في القلبِ مثلُ النقـشِ في الحجرِ

أنا أحِبُّـكِ .. يا مَـنْ تسكُنينَ دَمي


إنْ كُنتِ في الصّينِ أو إنْ كُنتِ في القَمَرِ

ففيكِ شـيءٌ مِـنَ المجهولِ أدخُلُهُ


و فيـكِ شـيءٌ مِـنَ التّاريخِ والقـَدَرِ
Read rest of entry

Doaku pada Allah

Aq minta pada aLLah setangkai bunga segar Yg indah..
Namun aLLah beri kaktus jeLek dan berduri..
Aq minta kupu-kupu..
Tapi diberi uLat berbuLu..
Saat itu aku sedih dan kecewa..
Namun kemudian..
Kaktus Yg jeLek dan berduri itu berbunga indah sekaLi..
Dan uLat itu menjadi kupu-kupu Yg amat cantik..


Akan indah pada waktunYa..
ALLah tidak memberi Langsung apa Yg kita harapkan..
Tapi aLLah memberi apa Yg kita perLukan..
Kadang kita sedih, kecewa, dan terLuka..
Tapi jauh di atas segaLanYa..
aLLah sedang merajut Yg terbaik daLam kehidupan kita..
Hingga saat nanti..
Kita harus seLaLu berusaha dan bersYukur kepada-Nya..
Read rest of entry

library

Hallo kawan, selamat datang di perpustakanku (saya namakan LIBRARY neh) disini kamu bisa mencari buku buku yang kamu cari, yang koleksi bukunya insya allah bertaraf dunia kaarena banyak koleksi buku dengan berbagaai bahasa, kamu tinggal ketik aja di kolom search buku yang ingin kamu cari, kalau mau cari buku dengan bahasa lain juga bisa ( misalnya bahasa arab, bahasa cina, bhasa hindi, dll. tergantung kamu menginstal bahasa tersebut atau tidak ) jadi sangat mudah bukan


kalo kata saya sih lumayan laah untuk mahasiswa yang ngak mampu beli buku-buku mahal, jadi kita manfaatkan ebook aja, ya ngak??.. cuma kalau kalian mau mengakses buku yang kalian cari di LIBRARY ini, kalian harus punya accoun google ( bahasa kerennya GMAIL ) karena kalian nanti harus LOG IN dlu
nah kalo belum punya GMAIL mendingan bikin aja dlu, gampang tuh, brosing aja di google cara bikinnya, n buat yang udah punya GMAIL langsung aja REGISTER.. kalaau anda berhasil, silahkaan aanda akses buku-buku yang andaa mau sepuasnya dan bisa di DOWNLOAD loh,...

ya udah deh bruan kalin masuk LIBRARY ini. kawan kawan langsung menuju kolom My Knowledge di Blog saya dan klik yang LIBRARY.COM (sorry ya di ajak muter-muter dlu coz blogger amatiran neh)
Read rest of entry

home

ASSALAMUALAIKUM WR.WB SELAMAT DATANG DI BLOG YANG SEDERHANA INI, ENJOY WITH ME



Selamat datang bagi para pengunjung blog saya,terima kasih telah menuangkan waktunya dalam melimpahkan perhatian anda untuk berkunjung di blog ini,..mudah-mudahan anda merasa nyaman di blog saya,..saran dan kritik anda sangat saya butuhkan,..terima kasih
Read rest of entry
 

About Me

My photo
SELALU SUKA MENCOBA DENGAN HAL HAL YANG BARU, MENANTANG, DAN MEMACU ADRENALIN, TAPI MASIH DALAM KORIDOR ETIKA. OKE

Followers

MY FUN BOOKS